Tips Packing untuk Kuliah di Luar Negeri



Packing untuk berkuliah di luar negeri, khususnya Glasgow, sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan asalkan kita sudah tahu apa yang perlu dibawa dan apa yang bisa dibeli di Glasgow dengan harga murah. Artikel ini akan membahas barang-barang yang perlu di bawa ke Glasgow agar kamu bisa benar-benar memaksimalkan ruang dan berat koper. Secara umum, barang-barang yang perlu dibawa bisa diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori


DOKUMEN
Untuk teman yang mudah cemas dan selalu ingin merasa aman, ada baiknya semua dokumen yang digunakan untuk aplikasi visa dibawa. Namun sebenarnya, dokumen yang dibutuhkan hanyalah paspor, visa, LOA/LOG, dan CAS. Sebaiknya dokumen dapat discan dan difotokopi terlebih dahulu, satu bisa disimpan di kabin dan satu lagi di bagasi untuk back up jika terjadi sesuatu ketika di Inggris. Misalnya, bisa saja paspor dicopet saat sedang berjalan-jalan nanti. Pengurusan paspor baru tentunya akan lebih mudah jika kita bisa memperlihatkan fotokopi paspor lama.


PAKAIAN
Karena kebanyakan calon pelajar dari Indonesia akan datang sekitar bulan Agustus atau September (akhir musim panas), teman-teman bisa datang ke Glasgow dengan membawa pakaian standar seperti akan pergi ke puncak karena cuaca masih belum begitu dingin. Pakaian yang dibawa sebaiknya secukupnya saja, karena bisa dipastikan akan banyak belanja selama di Glasgow. Banyak toko-toko yang menjual pakaian dengan harga murah seperti Primark, Dunnes, dan TK Maxx, belum lagi beberapa charity shops seperti Shelter, Cancer Research UK, dan Oxfam yang menjual secondhand clothing dengan harga super miring. Jadi jangan sampai terlanjur 'kalap' belanja di Indonesia karena mengira akan membutuhkan jenis pakaian yang berbeda; saya masih bisa pakai daster kok di flat. Alat mandi seperti handuk dan sabun juga secukupnya saja karena cukup menambah berat koper dan disini banyak sekali pilihan di Superdrug atau Poundland.

Hal-hal yang sekiranya butuh dibawa dari Indonesia:
- kaus, celana, kaus kaki, dan sebagainya kira-kira untuk stok selama dua minggu
- sepatu olahraga / sepatu sehari-hari, dua buah sudah cukup
- longjohn (pakaian thermal) lebih baik membawa dari Indonesia supaya bisa segera dipakai
- dua atau tiga buah jaket dengan ketebalan standar, khususnya yang tahan air dan angin, karena cuaca di Glasgow kadang tidak bisa diprediksi
- jas hujan dan payung
- batik, baju tradisional, dan aksesoris lainnya sebanyak mungkin
- sprei dan sarung bantal apabila tidak disediakan.

Hal-hal yang lebih praktis dibeli di Glasgow:
- kebutuhan winter (syal, jaket tebal, sarung tangan, sepatu winter, dll)
- pakaian formal seperti jas, kemeja, dan sepatu formal (disini lebih murah dan bermerek).


OBAT-OBATAN
Obat-obatan dari dokter tentu harus dibawa. Jangan lupa sertakan juga resepnya apabila membawa dalam jumlah besar. Selain obat-obatan khusus, segala jenis obat dan multivitamin yang biasa dibeli di Indonesia bisa ditemukan dengan mudah di Boots (apotik) atau Holland & Barrett (toko herbal), bahkan kedua toko ini cenderung lebih lengkap dibanding dengan apotik di Indonesia. Jadi daripada membawa banyak obat yang belum tentu diperlukan dan jadi mubazir karena tidak dipakai, lebih baik membeli disini saja bila perlu.

Obat-obatan lain yang direkomendasikan untuk dibawa adalah obat herbal atau jamu seperti Tolak Angin dan Tolak Linu karena disini belum ada pengganti yang pas. Selain itu, sebenarnya kayu putih, minyak angin semacam safecare, dan minyak pijat juga ada disini, tetapi merek asli Indonesia lebih bisa diandalkan sehingga sangat direkomendasikan untuk dibawa.


MAKANAN
Mengenai makanan, sudah diulas secara lengkap di link berikut.


UANG CASH
Uang cash diperlukan untuk biaya hidup di hari-hari pertama sebelum membuka rekening bank dan melunasi biaya deposit flat apabila menyewa private flat. Sebaiknya setiap orang membawa minimal £700 untuk mencukupi kedua biaya tersebut. Ketika menukar IDR dengan GBP di Indonesia, mintalah juga pecahan kecil (GBP 10 atau 20) karena uang sebesar GBP 50 tidak lazim digunakan untuk berbelanja. Kalau tidak ada, kamu bisa memecahnya terlebih dahulu ke bank. Kartu kredit Indonesia juga masih bisa dipakai disini namun dengan biaya yang berbeda-beda untuk setiap bank-nya.


BUKU & ALAT TULIS
Buku yang perlu dibawa cukup buku karya penulis Indonesia yang sekiranya akan terpakai saat disertasi. Selain itu tidak usah karena perpustakaan sudah sangat lengkap dan kalaupun buku yang diperlukan tidak ada, kita bisa melakukan interlibrary request tanpa dikenakan biaya tambahan. Banyaknya toko-toko buku bekas baik di charity shop maupun Amazon adalah privilege yang sangat menyenangkan bagi mahasiswa disini. Buku yang biasanya seharga IDR 300 ribu di Periplus ada yang bisa kita dapatkan dengan harga GBP 3 saja. Selain buku, ada juga beberapa jurusan yang memperbolehkan penggunaan kamus Indonesia - Inggris saat ujian, terutama untuk jurusan yang memiliki banyak istilah khusus seperti hukum dan kedokteran, sehingga bisa menjadi salah satu barang bawaan wajib (penggunaan kamus Inggris - Inggris dan Alfalink tidak diizinkan). Terkait alat tulis, bawa saja secukupnya karena harga alat tulis masih terjangkau dan tokonya bisa ditemukan dimana-mana.


FAQ
Bagaimana cara memaksimalkan ruang di dalam koper?
Bisa menggunakan plastik vacuum / kedap udara yang bisa dibeli di Ace Hardware atau toko sejenis. Plastik ini akan menghemat banyak tempat karena udara yang ada di antara barang-barang bisa dikeluarkan sehingga lebih kempes.

Berapa banyak rokok yang boleh dibawa di bagasi?
200 batang rokok.

Apakah koper yang digunakan harus memiliki TSA Lock?
TSA lock adalah sistem kunci yang sudah diakui secara global. Pihak bandara memiliki kunci universal yang dapat digunakan untuk membuka seluruh koper degan TSA lock apabila ada muatan yang dirasa mencurigakan. Jika tidak menggunakan TSA, ada beberapa kasus dimana pihak bandara akan membuka kunci koper secara paksa untuk memastikan keamanannya. Peraturan ini berbeda-beda di setiap negara dan Inggris termasuk yang tidak mempermasalahkan TSA lock. Tapi kalau kamu baru akan membeli koper, fitur ini bisa sangat dipertimbangkan.

Berapa kuota bagasi dan kabin? Bagimana cara menghitungnya?
Tentunya berbeda-beda untuk setiap maskapai, namun standarnya adalah 7 kg untuk koper kabin dan 30 kg untuk koper bagasi. Berat 7 kg untuk kabin juga termasuk dengan tas yang dibawa ke dalam pesawat, kecuali tasnya hanya tas kecil saja seperti clutch bag atau tote bag. Sering ditemui cerita mengenai beberapa kasus penumpang yang bisa membawa lebih dari 30 kg di bagasi, namun sifatnya hanya 'beruntung' saja. Lebih baik menimbang dengan baik koper sebelum berangkat karena jika kelebihan berat (walaupun hanya 1 atau  2 kg saja) dan mendapati petugas bandara yang ketat, penumpang harus melaukan packing ulang di bandara dengan waktu yang sudah mepet dengan waktu keberangkatan. Tentunya akan sangat tidak nyaman.

Jika lebih baik membeli pakaian di Glasgow, apakah tersedia ukuran yang sesuai dengan tubuh orang Asia?
Banyak pakaian memiliki ukuran XS bahkan versi petite. Untuk celana, di River Island misalnya, menjual celana dengan berbagai ukuran pinggang sekaligus panjang kaki, jadi pasti ada yang pas. Kalau memang mentok, kita juga bisa membeli kids size yang biasanya sudah cukup besar untuk ukuran orang Asia. Ditambah lagi, pakaian versi kids size ini harganya lebih murah. Masalah mencari ukuran pakaian yang kecil baru akan terasa lebih rumit ketika kita membeli pakaian secondhand di charity shop atau carboot sale karena memang stoknya terbatas.

Lebih baik membeli alat elektronik di Indonesia atau di Glasgow?
Sebetulnya secara harga sama saja, tapi kentungan dari membeli alat elektronik di Glasgow adalah kita dapat menggunakan fasilitas servis, sementara kalau membeli di Indonesia tentu harus ke Indonesia dulu untuk menggunakan fasilitas tersebut. Lazimnya mahasiswa menunggu uang beasiswa turun dulu baru kemudian membeli alat elektronik yang dapat menunjang aktivitas akademik seperti laptop dan kamera. Apabila kita mendapatkan biaya hidup sebesar GBP 1050 sesuai standar minimum di Skotlandia, bisa dibilang sangat cukup untuk dipakai menabung membeli beberapa alat elektronik.


Teks: Aulia Ardista & Regisda Machdy
Foto: www.gobankingrates.com

Humas PPI Greater Glasgow

No comments:

Post a Comment