Bagus Saragih: PPI Adalah Etalase Indonesia


Bagaimana orang lain memandang PPI adalah juga bagiamana orang lain memandang Indonesia. “How they see us is like how they see our country”, begitulah Bagus memandang arti penting kehadiran PPI di luar negeri. Secara personal, Bagus memaknai PPI sebagai ajang untuk berbagi cerita dan pengalaman. PPI juga adalah ajang untuk berbagi tenaga, waktu, dan pemikiran. Tak boleh dilupa, organisasi semacam PPI juga membawa modal bagi urusan profesional di masa depan, seperti ‘networking’.

Bagus dipercaya menjadi salah satu wakil ketua untuk kepengurusan PPI Greater Glasgow 2015/2016. Bagus merupakan jurnalis desk politik di harian berbahasa Inggris di Indonesia, The Jakarta Post. Pengalamannya selama 5 tahun di The Jakarta Post membuatnya mantap melanjutkan studi master di bidang yang sama.

Kisah Pilah Pilih Program Studi
Memilih kampus dan jurusan adalah hal yang begitu menantang bagi Bagus. “Saya habiskan waktu lebih dari tiga bulan untuk meriset kampus dan jurusan yang cocok” kata Bagus mengawali petualangannya sehingga mendapatkan beasiswa Chevening”.

Bagus sempat pesimis lolos beasiswa karena IPK-nya tidak memenuhi syarat dari pemberi beasiswa. Namun, dia tetap mengadu nasib. DI menit terakhir, Bagus dihadapkan pada beberapa opsi program studi. Antara lain di bidang Human RIghts di Northumbria dan Roehampton, dua kampus yang memberi ‘offer’ untuk Bagus. Bagus juga melamar untuk jurusan Computational Journalism di Cardiff University dan Digital Journalism di Strathclyde University. Akhirnya, pilihan dia jatuhkan ke Strathclyde University Glasgow.

Glasgow, di mata Bagus, adalah kota yang sempurna. “As long as weather can be taken out from equation”, canda Bagus. Lebih jauh, Bagus terkesan dengan penduduk di Glasgow dan Skotlandia secara umum. Glaswegian – sebutan untuk warga lokal Glasgw – sangat ‘friendly’ dan sangat menghormati keberagaman menurut Bagus


Penulis: Okky Irmanita

Humas PPI Greater Glasgow

No comments:

Post a Comment