99 Warna Warni Kehidupan Mahasiswa Indonesia di Glasgow

Tidak ubahnya seperti mahasiswa di Indonesia, beragam warna kehidupan mahasiswa di Glasgow tidak kalah seru. Memang sulit untuk menggambarkan secara utuh kehidupan serunya kehidupan mahasiswa Indonesia di Glasgow satu persatu secara detail. Oleh karenanya dipilihlah judul "99 warna warni kehidupan mahasiswa Indonesia di Glasgow" yang paling jamak ditemui, pernah dijalankakan atau paling unik. Diharapkan dari point-point ini harapannya bisa ditangkap lebih jelas bagaimana kehidupan mahasiswa di kota yang berada di bagian utara negara United Kingdom ini.

Hidup di negeri orang memang penuh perjuangan, tidak hanya karena perbedaan adat, budaya, atau kondisi cuaca, tetapi juga membawa nama Indonesia. Sebagai orang asing di Glasgow, terlalu sering kami ditanya dari mana asal negara kita. Maklum saja, orang Indonesia tidak seberapa banyak di kota ini. Oleh karenanya, meskipun hanya berjumlah beberapa puluh orang setiap tindak tanduk yang kita lakukan, akan memberikan stereotype seperti apa perilaku orang Indonesia. Dan kami disini, berusaha menjaga nama itu sebaik mungkin.

Berikut ini dirangkum daftar "kesukaan" mahasiswa di Glasgow asal Indonesia. Kata “suka”disini dipilih bukan berarti merepresentasikan sesuatu yang benar-benar disenangi, akan tetapi juga ditafsirkan sebagai “senang melalukan”, “pernah mengalami“, atau memang “benar-benar menyenangi”. Jadi suka dalam konteks ini punya makna lebih luas untuk menggambarkan bagaimana warna-warni kehidupan mahasiswa di kota ini.

Bagaimana kehidupan para anak negeri di kota Glasgow, silakan disimak 99 point berikut:

  1. Suka foto-foto dengan memakai batik di tanggal 2 Oktober di seputaran Glasgow City Centre (buat memperingati hari batik gitu loh!)
  2. Suka datang di acara kumpul-kumpul atau gathering untuk obat kangen masakan Indonesia
  3. Suka jalan-jalan ke Loch Lomond, Loch Ness, dan Castle-castle yang ada di Scotland
  4. Suka jalan-jalan Stadion Manchester United, Arsenal dan klub-klub bola lainnya
  5. Suka berbagi resep cara masak masakan sesama teman Indonesia
  6. Suka banget pergi ke poundland (maklum harganya serba 1 pound)
  7. Suka foto-foto di tempat bersejarah Scotland buat diunggah ke facebook
  8. Suka nyari barang-barang second hand di car boot sale, gumtree, charity shop (kadang-kadang)
  9. Suka banget ngajari Bahasa Indonesia kalau ada teman dari lain negara minta diajari
  10. Suka kesulitan memahami Bahasa Inggris logat Glaswegian
  11. Suka belanja ke Chun Ying Chinese store buat beli Indomie, Sambel ABC dan nyari bumbu masakan Indonesia
  12. Suka komunikasi sesama orang Indonesia via facebook ketimbang sms atau telepon
  13. Suka belajar dan jarang keluar rumah kalau ada deadline tugas
  14. Suka tertib dan tidak pernah telat saat kuliah seperti kebiasaan di Indonesia
  15. Suka ill feel saat dikira bukan dari Indonesia, tetapi dari negeri jiran  :)
  16. Suka main ice skating di George Square saat liburan Natal dan Tahun Baru
  17. Suka nonton pesta kembang api di Edinburgh saat pergantian malam tahun baru (kabarnya sih, itu pesta kembang api termasuk salah satu dari 5 yang paling popular di dunia versi travelbite.co.uk)
  18. Suka ngebet ingin makan nasi meskipun di kampus sudah banyak dapat banyak makanan gratis
  19. Suka menitip teman dibelikan makanan Indonesia kalau ada yang lagi pulang kampung
  20. Suka masak mie instan Indomie meskipun disini ada banyak aneka ragam mie instan
  21. Suka nonton acara stasiun televisi Indonesia streaming via mivo.tv
  22. Suka mengikuti berita terkini yang berkembang yang ada di tanah air
  23. Suka berpikir untuk bekerja dan menetap di Britania Raya atau negara-negara Eropa daratan
  24. Suka mencari informasi berapa gaji di Britania Raya dan negara Eropa daratan
  25. Suka mencari-cari kerja part-time buat cari pengalaman dan nambah uang saku
  26. Suka ngedownload e-book (yang legal lho!) ketimbang beli buku di Amazon
  27. Suka nonton film di Cineworld yang konon masuk Guinness Book of Record sebagai gedung bioskop tertinggi
  28. Suka kaget kenapa di Glasgow banyak bangunan tua padahal di negara maju
  29. Suka ill feel kalau lagi nunggu bus di halte bareng dengan cewek lokal yang tatoan, merokok, dan bertindik banyak
  30. Suka takut pulang malam di akhir pekan karena banyak orang mabuk
  31. Suka takut pulang malam saat ada pertandingan bola Glasgow Ranger versus Celtic (khawatir kalau ada kerusuhan antar supporter)
  32. Suka beramal ngasih uang receh pada peminta-mita di belakang Buchanan Bus Station
  33. Suka berpindah tempat duduk di bus kalau orang di sampingnya berbau alkohol
  34. Suka berandai-andai kalau saja di Glasgow ada orang jualan nasi pecel, rendang, gudeg, soto dan sate
  35. Suka belajar sejak matahari terbenam hingga Shubuh dikala musim panas tiba (wah…benar-benar heroik belajarnya, lama banget :) )
  36. Suka kaget saat melihat nilai hasil ujian pertama kali nilainya jelek banget (dikirain nilainya jelek banget karena sistem penilaian di UK berbeda dengan di tanah air; padahal nilainya bagus).
  37. Suka minder (terutama saat-saat awal) dengan mahasiswa India, Pakistan dan Bangladesh yang keliatan pede dan pinter-pinter (aslinya mahasiswa kita lebih pinter).
  38. Suka menghindar kalau diajak hang-out ke pub oleh teman-teman sekampus atau se-laboratorium
  39. Suka banget kalau diundang makan-makan ke restoran oleh teman-teman sekampus atau se-laboratorium
  40. Suka membantu kalau ada saudara setanah air (biasanya TKW atau TKI) yang kesulitan mencari gate penerbangan saat transit di Bandara Dubai, Uni Emirat Arab
  41. Suka ngasih kasih bantuan kalau ada teman dari tanah air yang masih baru di Glasgow
  42. Suka merasa aneh sholatnya menghadap ke timur (terutama yang baru datang)
  43. Suka banget saat pertama kali liat salju (abis itu bete kedinginan :) )
  44. Suka penasaran dengan harga barang-barang murah di boxing day (padahal harganya tidak boxing-boxing banget).
  45. Suka ikut kompetisi bola melawan mahasiswa Indonesia dari kota lain di UK
  46. Suka puasa sunnah di musim dingin karena waktu puasa pendek (Shubuh jam 6.30 maghrib 3.30 sore, lumayan:) )
  47. Suka dimintain kartu pengenal walau cuma sekedar mau membeli gunting atau pisau dapur (dikirain masih di bawah umur meskipun sudah mahasiswa S3 :) )
  48. Suka dikirain masih berusia 25 tahunan meskipun berusia sekitar 40an tahun
  49. Suka kesetrum ikut-ikutan bicara Inggris dengan aksen Scottish saat ngomong dengan orang lokal
  50. Suka kaget dan berbangga saat membeli kostum resmi Manchester United, team nasional Great Britain di Olimpiade 2013, dan juga makanan khas Scotland di Farmfood ternyata buatan Indonesia juga (note: masih terlalu banyak produk buatan Indonesia lain buat disebutkan)
  51. Suka bawa makanan sendiri dari rumah saat kuliah di kampus (alasannya: gak ada yang jualan nasi dan susah cari makanan halal).
  52. Suka banget ikut conference di luar UK apalagi kalau di kota-kota yang banyak tujuan wisatanya
  53. Suka ill feel kalau tiba-tiba di stop oleh polisi dan diinterogasi pertanyaan macam-macam dikirain illegal immigrant
  54. Suka menggunakan wastafel toilet untuk wudhu karena tidak ada tempat wudhu
  55. Suka sholat di laboratorium kalau hujan atau lokasi masjid jauh dari laboratorium
  56. Suka menggunakan tangga darurat yang sepi untuk tempat sholat kalau tidak menemukan tempat sholat
  57. Suka menggunakan toilet punya difable untuk berganti baju karena lebih tertutup
  58. Suka tidak menghiraukan hari libur atau bukan; tiap hari tetap belajar meskipun hari Sabtu atau Minggu
  59. Suka beli fish and chips di Bistro atau King's Kebab di Nelson Mandella Street
  60. Suka makan malam dan nongkrong di KFC City Centre hingga disuruh pergi sama security karena sudah mau tutup
  61. Suka beli daging mentah halal di Babilon, Sham Gate atau Asia Store
  62. Suka cari makan berbuka gratis di masjid saat Ramadhan tiba
  63. Suka ikut sholat Ied kloter kedua kalau telat di sholat kloter pertama
  64. Suka heran kenapa banyak orang Scotland yang kurang tertarik dengan isu referendum Scotland
  65. Suka dikomentari punya kulit lebih bersih dan lebih putih saat pulang ke tanah air
  66. Suka mengecek apa ada lembaran uang rupiah di kotak sumbangan yang terbuat dari kaca di Bandara Glasgow
  67. Suka pakai pesawat Emirates dan transit di Dubai kalau pulang ke tanah air
  68. Suka eksperimen memasak berbagai menu dengan bantuan video dari youtube
  69. Suka dikomentari lebih rajin ketimbang mahasiswa lokal dari Glasgow
  70. Suka nonton tayangan langsung pertandingan timnas dengan penuh emosional meskipun jauh dari tanah air
  71. Suka dikomentari sebagai orang ramah dan friendly oleh teman-teman dari negara lain
  72. Suka ngadain pertemuan di Caledonian Court buat macam-macam acara
  73. Suka komentar makanan di Glasgow tidak pedas meskipun di menu disebutkan sudah paling pedas
  74. Suka heran kenapa patung orang berkuda di depan Glasgow Museum of Art selalu memakai topi segitiga pembatas jalan
  75. Suka main bola di Power League, belakang University of Strathclyde Library
  76. Suka belanja baju hemat ke Primark atau belanja ke John Lewis kalau kondisi cuaca finansial lagi membaik
  77. Suka memakai kostum team nasional Indonesia saat main bola dengan teman-teman dari negara lain
  78. Suka beli tiket bus langganan mingguan atau bulanan agar lebih hemat
  79. Suka jalan-jalan ke Turki, Maroko dan negara-negara lain yang tidak perlu daftar visa
  80. Suka naik haji sebelum pulang ke Indonesia karena tidak perlu antri bertahun-tahun seperti di Indonesia
  81. Suka umroh karena biayanya bisa sedikit lebih rendah ketimbang biaya dari Indonesia
  82. Suka membawa bendera Indonesia kemanapun pergi jalan-jalan keliling UK maupun Eropa (buat jaga-jaga untuk foto-foto :) )
  83. Suka beli tiket kereta in-group agar harganya lebih murah
  84. Suka canggung saat pertama kali mengajar para bule yang native berbahasa Inggris (abis itu pede aja lagi!)
  85. Suka banget ngebungkus makanan bahkan sengaja bawa container makanan kalau lagi acara pertemuan PPI atau Kibar Glasgow
  86. Suka banget mengajar atau menjadi asisten dosen buat menambah uang saku
  87. Suka banget beli bakso dan tempe dari mahasiswa Indonesia di Glasgow
  88. Suka banget ke Tesco untuk cari sayuran reduced price
  89. Suka banget kalau belanja di Sainsbury dan Tesco pake coin lebih dulu supaya beban uang dikantong berkurang
  90. Suka banget dipertanyakan kalau belanja di England pakai uang Scotland, bahkan ada yang nolak lho (mungkin takut disangka palsu)
  91. Suka banget traveling dengan bus yang tiketnya beli in advance, maklum harganya jauh lebih murah daripada train
  92. Suka ngomong panjang lebar cuma buat meyakinkan kalau Indonesia negeri dengan ribuan pulau (lha lawan bicara sulit percaya mesti gimana lagi :) )
  93. Suka menjelaskan kalau Indonesia tidak cuma Bali melulu
  94. Suka banget tanpa sadar nawarin ke temen - temen mahasiswa dari negara lain agar belibur ke Indonesia (misalnya nih, cerita kalau Yogyakarta nomor 20 di top 52 places to visit menurut New York Times)
  95. Suka memakai kaos dari Indonesia bergambar Bali, Yogya, Toraja dll buat promosi wisata
  96.  Suka banget beli nasi goreng di Lemon Trees (soalnya ini restaurant yang menyediakan Chinese food, murah, banyak porsi, halal dan rasanya Indonesia banget)
  97.  Suka banget nyetir di Glasgow dan seluruh UK karena posisi stir-nya sama dengan yang ada di Indonesia (kanan)
  98. Suka saling mendoakan dan mensupport satu sama lain untuk kelancaran studi terutama disertasi (hehehe)
  99. Suka bermimpi siapa tahu diantara teman-teman kuliah yang ada di Glasgow saat ini suatu saat akan menjadi salah satu orang penting di negeri kita. Amiin...

Seru khan? Bagaimana menurut Anda, berminat untuk melanjutkan studi ke Glasgow? Silakan kontak kami PPI Glasgow dan kamipun dengan siap siaga membantu apapun yang kami bisa. Cheers...

Penulis: Anjar Priyono & Auditya Brilliant

Humas PPI Greater Glasgow

No comments:

Post a Comment