Aktivitas Anak-Anak Indonesia di Glasgow

Sebagian mahasiswa atau warga Indonesia yang bertugas di Glasgow memutuskan untuk membawa serta keluarganya. Bagi bapak/ibu yang baru pertama kali mengalaminya tentu saja ingin membuat persiapan dan mencari informasi – informasi mengenai pencarian rumah tinggal, sekolah anak – anak dan tempat anak – anak beraktifitas. Kali ini saya ingin berbagi tentang apa sajakah aktifitas bagi anak – anak Indonesia di Glasgow.

Ada beberapa cara untuk mencari pilihan aktifitas anak – anak di kota hujan ini, tergantung dari usia anak – anak seperti di bawah ini: 1. Bayi hingga 3 tahun; anak berusia 3-5 tahun; 5-11 tahun; dan Di atas 11 tahun. Pastikan tempat tinggal yang akan dituju terlebih dahulu (baca: tips mencari tempat tinggal) dan dapatkan bukti alamat (surat perjanjian/surat keterangan dari Landlord/Housing Agent). Namun sebelum memilih tempat tinggal, informasi mengenai aktifitas anak – anak ini dapat dijadikan sebagai panduan untuk memutuskan daerah bagian Glasgow yang mana layak untuk keluarga. Setelah itu daftarkan anak – anak ke nursery (berusia di atas 3 tahun) atau sekolah (di atas usia 5 tahun). Nursery dan sekolah umumnya gratis namun ada juga yang berbayar.

Rangkaian aktifitas dapat ditemui melalui jalur – jalur di bawah ini:
1. Untuk bayi hingga berusia 3 tahun, dan seterusnya, dapat menjadi anggota perpustkaan lokal/setempat/dekat rumah. Perpustakaan bukan hanya tempat meminjam buku tetapi juga tempat diselenggarakan berbagai kegiatan, misalnya story telling, bazaar, dan aktifitas lainnya. Untuk anak – anak yang sudah bersekolah di primary school atau high school, pergi ke perpustakaan lokal bersama keluarga adalah suatu kegiatan yang menarik di akhir pekan. Sebagian perpustakaan tetap buka pada hari Sabtu dan Ahad.

2. Nursery. Rata – rata nursery menyiapkan waktu 3-5 jam setiap hari untuk anak – anak yang sudah menginjak usia 3 tahun ke atas.

3. Usia sekolah (primary school 5-11 tahun, high school di atas 12 tahun). Setiap sekolah menyediakan pilihan aktifitas wajib (kunjungan, acara akhir tahun acara hari – hari besar di UK seperti Ulang Tahun Ratu Elizabeth) atau kegiatan ko-kurikuler pilihan, sebagian bayar sebagian gratis seperti klub sepakbola, latihan piano, latihan gitar, latihan berenang. Orangtua dapat menanyakan kegiatan satu tahun penuh kepada guru yang bersangkutan pada saat pertemuan guru-orangtua (parents’ evening), dengan mengikuti acara orientasi sekolah di awal tahun, atau menunggu surat – surat yang kerap dikirim melalui anak – anak menjelang hari “H”. Pastikan formulir yang dibagikan diisi secepatnya apalagi kalau anak – anak minat dengan kegiatan itu. Anak saya sedikit kecewa karena ketika dia di P4, dia sudah tidak bisa daftar klub sepakbola dan ketika di P5, formulir yang sudah diisi ketinggalan di rumah, saat diberikan keesokkan harinya, gurunya bilang sudah penuh. Namun jika ini terjadi pada keluarga bapak/ibu, jangan kwatir masih banyak lagi daftar kegiatan di Glasgow ini. Untuk anak – anak yang sudah di high school, kegiatannya lebih beragam dan kunjungannya bisa hingga ke luar negeri, ehmmm..tentunya hal ini perlu dipikirkan karena mungkin akan menelan biaya yang cukup tinggi, namun hal ini akan dikabarkan lebih awal kepada orangtua.

4. Menjadi anggota Kidz Card (usia 5-11 tahun) dan Young Scot Card (di atas 11 tahun). Nah keanggotaan kartu ini hanya ada di Skotlandia, namanya juga Scot Card. Cara mendapatkannya ada dua cara yaitu cara pertama adalah otomatis didaftarkan oleh sekolah saat masuk pertama kali ke sekolah (yaitu pada usia 5 tahun di primary school atau di atas 11 tahun di high school). Pihak sekolah akan menjalankan semua proses administrasi termasuk mengambil foto masing – masing anak. Adapun cara kedua adalah dengan mengisi formulir yang tersedia di perpustakaan. Walaupun ada di website namun formulir yang dikirim harus asli, mengapa? Karena kartu ini dapat dipergunakan sebagai kartu indentitas diri anak, jadi tidak harus diisi dengan jelas dan dilengkapi semua persyaratan.

Untuk Kidz Card, prosedur pengisian dan pengiriman relative lebih mudah, hanya dengan mengisinya dan memberikannya kepada pihak sekolah, dan pihak sekolah akan melakukan verifikasi dan mengirimkannya kepada City Council. Adapun untuk Young Scot Card, jika melalui cara ini, orangtua harus mendapatkan verifikasi dari orang yang bekerja penuh waktu dengan cara menandatangani belakang kertas foto anak kita. Cara ini adalah bertujuan bahwa foto yang ditempel di formulir aplikasi adalah benar foto diri anak kita. Jelas saja, pihak City Council harus ekstra hati – hati karena dengan kartu identitas anak ini supaya jangan disalahgunakan.

Dengan menjadi anggota, anak – anak dapat memilih untuk ikut aktif di klub – klub yang diadakan oleh Glasgow City Council seperti klub olahraga, menari, bela diri, atau acara – acara non rutin seperti kunjungan, menonton film, berenang. Sebagian dari program – program ini gratis, sebagian lainnya dipungut bayaran namun dengan harga diskon karena memiliki kartu keanggotaan.

5. Community Centre. Setiap wilayah memiliki community centre yang diasuh oleh City Council. Program yang ditawarkan beragam mulai dari klub olahraga, memasak, melukis, menari dan diikuti oleh warga komunitas setempat, tua dan muda. Hampir seluruhnya program ini berbayar.

6. Kampus. Untuk orangtua yang kuliah di universitas – universitas di Glasgow dapat menanyakan dengan pihak internasional kampus apakah ada kegiatan untuk anak – anak di waktu – waktu tertentu. Contohnya di University of Glasgow, pihak internasional mengadakan makan siang gratis setiap hari Rabu berlokasi di suatu ruangan di kampus untuk mahasiswa internasional dan keluarganya. Ada juga program – program lain yang diselenggarakan selain makan siang ini, yaitu pelatihan bahasa Inggris gratis untuk suami/istri, pelatihan handicraft, atau kunjungan ke tempat – tempat wisata. Untuk kunjungan biasanya dipungut bayaran namun dengan potongan yang sangat menarik. Selain ini, di setiap kampus biasanya ada sport and recreational centre yang memberikan biaya keanggotaan yang lumayan murah, misalnya £60 per tahun. Di setiap akhir pekan, bapak/ibu yang menjadi anggota dapat membawa 2 anak (bisa jadi gratis) untuk ikut berenang atau olahraga lainnya yang ada di sport centre itu.

7. Madrasah. Untuk anak – anak Muslim ada kegiatan madrasah setelah waktu sekolah, dari hari Senin hingga Jum’at, atau hari Sabtu saja yaitu belajar membaca Al-Qur’an, studi ke-Islaman, dan menghafal Al-Qur’an, atau gabungan belajar bahasa Arab dan Qur’an. Jika ingin ikut program ini sebaiknya menyewa rumah di dekat masjid atau pusat Islam seperti sekitar Glasgow Central Mosque di Glasgow Green, Masjid Al-furqon di West End, Da’watul Islam di West End, Andalus Islamic Centre di St. George’s, Darul Falah di Maryhill. Biaya per anak sekitar £15 sebulan. Ada yang memberikan potongan jika mendaftarkan lebih dari 2 atau 3 anak. Buku – buku biasanya diberikan percuma atau sebagian harus dibeli di bagian administrasi masjid. Sebagai gambaran awal, kegiatan madrasah ini biasanya dipimpin oleh maulana/ustaz/ustazah yang mayoritas adalah berlatarbelakang dari Pakistan atau India yang mengikuti mazhab Imam Hanafi untuk cara ibadah. Namun, jangan kwatir, perbedaannya hanya sedikit dibandingkan dengan cara peribadatan keluarga Indonesia yang biasanya mengikuti mazhab Imam Syafii.

Oh iya, saat ini Kibar Glasgow yaitu persatuan keluarga Muslim di Glasgow mengadakan acara “Sabtuan” untuk anak – anak Indonesia yang bertempat di Masjid Sumsa di kawasan Strathclyde University. Kegiatannya adalah belajar membaca Al-Qur’an dan studi ke-Islaman. Jika hari Sabtu bertepatan dengan acara pengajian Kibar Glasgow, maka anak – anak akan ikut dengan keluarganya untuk mengikuti kajian bersama. Catatan: Kibar = Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya, untuk Kibar UK websitenya: http://www.kibar-uk.org/. Untuk keluarga non-Muslim, saat ini belum ada kegiatan khusus rutin untuk anak – anak, mungkin dapat mengikuti kegiatan keagamaan setempat misalnya di gereja atau chaplaincy, suatu pusat yang menampung kegiatan berbagai macam agama, ada di hampir setiap kampus atau lokalitas. Misalnya di Glasgow Caledonian University, pusat ini disebut Faith and Belief Centre.

8. Selain itu, tentunya ada taman – taman, museum, pusat – pusat bersejarah di sekitar kota yang menarik untuk dikunjungi di akhir pekan dan saat liburan sekolah anak – anak. Sebagian besar tempat – tempat ini gratis, namun ada juga yang berbayar seperti Glasgow Science Centre.

Penulis: Murniati Aini

Humas PPI Greater Glasgow

No comments:

Post a Comment